Ungkapan diatas bisa jadi pertanyaan dan alasan untuk migrasi menggunakan micro-framework. Oke, sebelum melangkah lebih jauh, mari kita bahas apa itu micro-framework. Secara singkat micro-framework adalah versi ringan dan cepat dari sebuah framework. Kenapa bisa lebih cepat dan ringan ? karena, pada dasarnya micro-framework adalah pretelan dan banyak fungsi tambahan yang dihilangkan dan dibuat terpisah. Misal, fungsi-fungsi seperti helper, library dan sebagainya.
Meski banyak fungsi atau fitur yang dipangkas, micro-framework juga masih memiliki fitur atau fungsi inti. Seperti, events, queues, dsb. serta anda juga menambahkan fitur baru sesuai yang anda inginkan.
Ada banyak macam micro-framework yang tersedia saat ini, dan yang populer saat ini adalah Lumen, Slim, dan Silex.
LUMEN micro-framework adalah versi mini dari framework sensasional LARAVEL. Meski ada banyak macam micro-framework yang tersedia, pilihan saya jatuh kepada LUMEN micro-framework .Kenapa ?, LUMEN micro-framework memberikan saya pengalaman layaknya LARAVEL. dan juga LUMEN micro-framework memiliki kecepatan diatas micro-framework lainnya.
![]() |
| Hasil Benchmark Breaking Speed |
Ya karena, micro-framework sangat membantu untuk meningkatkan load speed website kita. Selain itu, anda juga dapat dengan mudah membuat WEB API pada micro-framework yang anda buat.
Apa micro-framework hanya sebatas di gunakan untuk proyek mini ?
Tentu tidak, full-stack framework akan sangat membantu untuk proyek besar anda. Namun, struktur dan cara kerja micro-framework lebih fleksibel , sesuai keinginan user atau developer.
Anda bisa langsung mengunjungi situs nya https://lumen.laravel.com/ dan bisa belajar bersama di situs ini berdasarkan prefrensi dokumentasi yang ada di situs LUMEN micro-framework.
Sampai ketemu di tutorial LUMEN micro-framework selanjutnya ... :)

